Dalam hayalku kau mengembara tanpa berhenti, Menyusuri garis sungai air mata keberuntunganku. Setiap garis adalah makna dari ketulusan ...dan narasiku adalah gambaran sanubari,jika ada yang mengangap salah tak apalah,dari pada goresku terbuang di tong sampah...
Tampilkan postingan dengan label NARASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NARASI. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Mei 2011

gdata.youtube.com
Pyar ke liye chaar pal kam nahin the - 2 Kabhi tum nahin the kabhi hum nahin the - 2 Pyar ke haseen kab yeh mausam nahin the Kabhi tum nahin the kabhi hum nahin the - 2 Yeh din barson ke baad aaya Kuch tumhe, kuch hamein yaad aaya Kasak phir yeh dil mein uthi hai Honton pe baat aake ruki ha
- Anda, Abdus Samad, dan Sindy Manxgemezz menyukai ini
Atien A Mochtar Lagunya enak tapi bang di denger nie ceritanya ada sesuatu di dalam hati yg tak bisa terungkap sampai akhirnya dimiliki orang lain sedih banget lok tahu artinya hehehe22 Desember 2010 jam 19:31 ·
Abjadi Bei oooo, tape bheremmah pole lek, ngkok la bhede se andi....he....22 Desember 2010 jam 19:45 · · 1 orang
Atien A Mochtar ketawa lom tentu seneng lo hehe22 Desember 2010 jam 22:14 melalui Facebook Seluler ·
T E R Y A T A... melupakan yg berlalu lebih sulit dibandingkan menerima sesuatu yg baru... hedehhhh www.tersiksa.com

23 Desember 2010 jam 16:41 melalui Web Seluler · ·
Abjadi Bei kebalik : buatq yg lalu biarlah berlalu, masalahx sulit 1/2 mati cari yg baru, karena yg sekarang sangat garang. ha....23 Desember 2010 jam 16:48 · · 1 orang
Atien A Mochtar Abjadi @ makanya bang ku takut ma yg GARANG hehe pengenya yg bs ngademin ati gt lho Mbk Emma @ thaks i miss you hehehe23 Desember 2010 jam 17:05 melalui Facebook Seluler ·
- Emma Rymz menyukai ini.
Abjadi Bei napa yach,....ya q juga pernah merasa kehilangan, jadi lagu itu...gimana gitu..23 Desember 2010 jam 19:27 ·
Atien A Mochtar hehe inget masik siaran nie q jd oprator abang yg siaran hehe23 Desember 2010 jam 19:28 ·
CATATAN DARI HALAMAN ISTANAMU
oleh Atien A Mochtar pada 25 Desember 2010 jam 12:50
Aku pertama kali melihatnya secara tidak sengaja, diantara banyaknya setatus yang Q baca. “Oh, jadi dia orangnya” lirihku. “Siapa?” hmmm aku tak mau mengatakanya,temenku bertanya "siapa dia?"aku juga masih enggan menjawabnya sampai saat ini,kucoba menulis sebuah ungkapan hati
AKU KAGUM PADA YANG DIAM
Ketika bias jingga kembali merona
Statusmu kembali kubaca...
Tapi kabarmu enggan menyapa
aku terus menepis rindu yang ta' mau sirna.
Betapapun besarnya kekagumanku
Aku tak mungkin dapat mengapai impian itu
Mengapa????? berlaksa tanya pastinya???
Dengan gontai kutenangkan jiwa
Mencari udara diantara pematang sawah
Dari sini Q pandang sebuah Istana megah
yang telah kau bangun bersamanya
Terbersit dalam kata,tersendat seakan tak bermakna
Alangkah bahagianya mereka didalam istana itu
Sementara disini aku terinjak keangkuhanmu
Aku kagum pada diammu
Aku rindu senyummu
Tapi semua hanya angan
Kau tak akan pernah tahu
Bahwa q mengagumimu
kau takkan mungkin lagi kugapai
karena aku hanyalah kerikil kecil
Di halaman Istana megah yang kau bangun bersamanya.
Karena tak mungkin lagi,biarlah aku akan tetap menjaganya dalam sangkar emas hatiku,tak bergeming diatas menara kerinduan sebagai pengagum rahasiamu entah sampai kapan.....?????

AKU KAGUM PADA YANG DIAM
Ketika bias jingga kembali merona
Statusmu kembali kubaca...
Tapi kabarmu enggan menyapa
aku terus menepis rindu yang ta' mau sirna.
Betapapun besarnya kekagumanku
Aku tak mungkin dapat mengapai impian itu
Mengapa????? berlaksa tanya pastinya???
Dengan gontai kutenangkan jiwa
Mencari udara diantara pematang sawah
Dari sini Q pandang sebuah Istana megah
yang telah kau bangun bersamanya
Terbersit dalam kata,tersendat seakan tak bermakna
Alangkah bahagianya mereka didalam istana itu
Sementara disini aku terinjak keangkuhanmu
Aku kagum pada diammu
Aku rindu senyummu
Tapi semua hanya angan
Kau tak akan pernah tahu
Bahwa q mengagumimu
kau takkan mungkin lagi kugapai
karena aku hanyalah kerikil kecil
Di halaman Istana megah yang kau bangun bersamanya.
Karena tak mungkin lagi,biarlah aku akan tetap menjaganya dalam sangkar emas hatiku,tak bergeming diatas menara kerinduan sebagai pengagum rahasiamu entah sampai kapan.....?????

- Anda, Mega Mandala, dan Kasih Chayank menyukai ini
Abjadi Bei He..., tertawa dalam kesedihan adalah pertanda ikhlas menerima cobaan. Bila berprasangka baik pada Tuhan, maka yg terbaiklah yg akan Dia berikan / kita dapatkan. (sih...engak kyaeh)25 Desember 2010 jam 14:06 · · 1 orang
Atien A Mochtar wkwkw nih jen ngelkel... bener tapi bang Allah yg punya rencana n rahasianya baru tahu aku...mon ngoros langer kiya wkwkwk25 Desember 2010 jam 14:09 ·

Resah rintik hujan yang tak henti menemani....
Ada yang mo main hujan-hujanan hehe andai badan enak pasti ku dah hujan-hujanan seger kayaknya???sayang....hedehhh

che devo farci non la sopporto proprio la pioggia
Oleh : parole pensieri e ricordi
- Anda dan Abjadi Bei menyukai ini.
TAK TERGANTIKAN
oleh Atien A Mochtar pada 27 Desember 2010 jam 20:23Diantara butiran kisah yang tersisah
Q hanya mampu terhempas dalam resah
Sementara samar bayangmu masih ada
Dalam Jiwa dan batin yang kian hampa
Mungkin kau tak pernah tahu
Mungkin kau tak pernah mengerti
Tapi yang pasti jelaga hati ini telah terkunci
Mengharap bayu yang kian berlalu
Dikegamangan malam
Kembali ku mendesah
Rasa...mengapa datang terlambat?
Sementara pintu hati telah terkunci
Seberkas cahaya kehidupan pernah kudamba...
Mata Elangmu selalu ada dalam pikirq
Senyummu selalu menyertai langkahku
Karismamu tak tergantikan dalam hidupku
Mengapa mesti kembali bertemu??
Selalu Q Panjatan doa untuk berlaksa namamu
Hanya Allah yang tahu
Atien A MochtarMemang harus Q akui karisma didirimu...
28 Desember 2010 jam 17:56 · ·
- Anda, Abjadi Bei, dan Kasih Chayank menyukai ini
Atien A MochtarKenapa nie kok pusing lagi??? aduh...alamat gak selesai nie???
28 Desember 2010 jam 18:17 · ·
oleh Atien A Mochtar pada 27 Desember 2010 jam 20:23Diantara butiran kisah yang tersisah
Q hanya mampu terhempas dalam resah
Sementara samar bayangmu masih ada
Dalam Jiwa dan batin yang kian hampa
Mungkin kau tak pernah tahu
Mungkin kau tak pernah mengerti
Tapi yang pasti jelaga hati ini telah terkunci
Mengharap bayu yang kian berlalu
Dikegamangan malam
Kembali ku mendesah
Rasa...mengapa datang terlambat?
Sementara pintu hati telah terkunci
Seberkas cahaya kehidupan pernah kudamba...
Mata Elangmu selalu ada dalam pikirq
Senyummu selalu menyertai langkahku
Karismamu tak tergantikan dalam hidupku
Mengapa mesti kembali bertemu??
Selalu Q Panjatan doa untuk berlaksa namamu
Hanya Allah yang tahu
Atien A MochtarMemang harus Q akui karisma didirimu...
28 Desember 2010 jam 17:56 · · oleh Atien A Mochtar pada 27 Desember 2010 jam 20:23
Q hanya mampu terhempas dalam resah
Sementara samar bayangmu masih ada
Dalam Jiwa dan batin yang kian hampa
Mungkin kau tak pernah tahu
Mungkin kau tak pernah mengerti
Tapi yang pasti jelaga hati ini telah terkunci
Mengharap bayu yang kian berlalu
Dikegamangan malam
Kembali ku mendesah
Rasa...mengapa datang terlambat?
Sementara pintu hati telah terkunci
Seberkas cahaya kehidupan pernah kudamba...
Mata Elangmu selalu ada dalam pikirq
Senyummu selalu menyertai langkahku
Karismamu tak tergantikan dalam hidupku
Mengapa mesti kembali bertemu??
Selalu Q Panjatan doa untuk berlaksa namamu
Hanya Allah yang tahu
Atien A Mochtar
- Anda, Abjadi Bei, dan Kasih Chayank menyukai ini
Atien A Mochtar
- Anda, Indra Cakep, dan Danik Tara menyukai ini
SEBATAS ANGAN
SEBATAS ANGAN
oleh Atien A Mochtar pada 25 Desember 2010 jam 19:39
Di pesisir hati yang tanpa gelombang,kucoba tuliskan rindu dalam angan
Kutulis bait-demi bait untuk masuk kedalam cintamu
Tanpa sebuah tanya dalam keraguan
Bagaimana mungkin aku membunuh rasa ini???
Sementara cinta adalah angugrah
Dalam diam kurenda angan
Bagiku senyummu adalah cawan kesejukan
Tatapmu adalah dermaga kesejukan
dan Cintamu adalah harta paling berharga yg tak mungkin kuabaikan
Semua kusadari ketika kau berlalu
Ada sosok yang tak mampu menggantikanmu
Ketika malam-malamq berujung...
Lintas bayangmu membawa kamarku gamang
Untuk rembulan disayap Jibril...
Adakah kau mengerti
Bahwa rasa ini takkan pernah mati
Meski hari terus berganti
Sayang kau hanya bayang dalam sebatas angan
Yang takkan mampu kugapai dalam altar cinta mahabbahNnya.....

Kutulis bait-demi bait untuk masuk kedalam cintamu
Tanpa sebuah tanya dalam keraguan
Bagaimana mungkin aku membunuh rasa ini???
Sementara cinta adalah angugrah
Dalam diam kurenda angan
Bagiku senyummu adalah cawan kesejukan
Tatapmu adalah dermaga kesejukan
dan Cintamu adalah harta paling berharga yg tak mungkin kuabaikan
Semua kusadari ketika kau berlalu
Ada sosok yang tak mampu menggantikanmu
Ketika malam-malamq berujung...
Lintas bayangmu membawa kamarku gamang
Untuk rembulan disayap Jibril...
Adakah kau mengerti
Bahwa rasa ini takkan pernah mati
Meski hari terus berganti
Sayang kau hanya bayang dalam sebatas angan
Yang takkan mampu kugapai dalam altar cinta mahabbahNnya.....

Langganan:
Postingan (Atom)
Abjadi Slideshow: Abjadi Bei’s trip to Kabupaten Bondowoso (near Situbondo), Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Situbondo slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.

