Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Mesin Cari Free Download Mp3 Gratis

Minggu, 17 April 2011

~SAAT PDKT~

Dalam masa pendekatan, terkadang timbul keinginan untuk menghubungi si dia. Anda jadi selalu ingin mendengar suaranya.

Namun jika Anda, terlalu sering menghubungi si dia melalui telepon atau BlackBerry Messenger, bisa membuatnya jengah dan malah tidak lagi tertarik pada Anda. Meskipun Anda bermaksud baik, belum tentu si dia menangkap hal itu.

Bagaimana caranya agar Anda bisa menahan diri untuk tidak terus menghubunginya, padahal Anda sebenarnya sangat ingin melakukan hal itu? Berikut ini tipsnya:

1. Hubungi Teman Anda
Saat keinginan untuk menghubungi si dia muncul, segeralah cari teman yang bisa Anda ajak bicara. Sebelumnya, bicarakan dulu dengan teman tersebut, kalau Anda akan menghubunginya setiap kali Anda berniat menelepon si dia. Jika ternyata teman Anda mengalami masalah serupa, dia bisa melakukan hal yang sama seperti Anda lakukan.

Wanita biasanya ingin menghubungi kekasihnya atau pria yang sedang dekatnya hanya karena hal-hal irasional di pikirannya. Wanita akan menjadi panik saat si dia tidak cepat membalas BBM, sehingga berpikir yang tidak-tidak dan ingin langsung bicara di telepon. Sedangkan pria, mereka tidak terlalu khawatir dan jarang berpikir yang aneh-aneh saat pasangannya belum membalas pesan.

2. Sibukkan Diri Anda
Dalam perjalanan pulang bersama si dia, pertengkaran terjadi. Sayangnya pertengkaran itu tidak selesai dengan solusi karena Anda sudah sampai di rumah dan si dia memilih langsung pulang. Pernah mengalami hal ini?

Saat hal di atas terjadi, tentu Anda ingin sekali meneleponnya atau kembali berkomunikasi dengannya melalui BlackBerry Messener. Anda ingin pertengkaran tersebut selesai.

Namun pria terkadang memandang berbeda. Mereka memilih menenangkan diri dulu dan ada beberapa dari mereka yang merasa pertengkaran tersebut tidak perlu dilanjutkan.

Ketika ini terjadi, Anda tentu sebal karena si dia cuek saja. Ketimbang kesal sendiri, lampiaskan saja kemarahan itu dengan kegiatan yang membuat Anda sibuk. Kenapa tidak Anda membersihkan kamar, menonton film, pergi makan dengan teman atau browsing di internet? Saat Anda menunjukkan ketidakpedulian itu, biasanya justru si dia yang akan menghubungi.

3. Mempercantik Diri
Saat si dia tidak kunjung menelepon dan Anda sudah sangat ingin menghubunginya, namun sebaiknya jangan dilakukan, coba lakukan kegiatan kegiatan mempercantik diri. Kegiatan tersebut bisa membuat Anda menahan diri untuk tidak meneleponnya.

Pergi ke spa untuk melalukan perawatan kecantikan yang selama ini mungkin tidak sempat Anda lakukan, mulai dari luluran, facial, manicure dan pedicure. Kalau Anda tidak mau terlalu mengeluarkan banyak uang, mempercantik diri juga bisa dilakukan di rumah.

4. Pergi Bersama Teman Pria
Pergi bersama teman pria bisa jadi pelajaran untuk Anda lebih mengenal sosok pria. Dibandingkan saat mengobrol dengan teman wanita, teman pria punya pandangan berbeda saat Anda ajak bicara tentang si dia.  Bicara dengan pria lain, membuat Anda paham kenapa menghubungi si dia terlalu sering dalam masa pendekatan, bukanlah sesuatu yang baik.

Sabtu, 16 April 2011

~RISALAH HATI~

Aku tak pernah menyalahkanmu,akulah yang salah mengapa aku tak mampu membuatmu bertahan disisihku.

~RISALAH HATI~
                Hingga kini masih saja terngiang diingatanku,kala kau ucapakan kata maaf,karena kau tak ingin menyakitiku.Tapi apa yang ada saat ini?selain kedukaan yang tiada terperi.Aku tak pernah menyangka,bahwa kejujuranku padamu ,kan kau balas dengan siksa.Raga dan rasa ini telah lumpuh terhakimi waktu yang kau berikan.Aku hanya mampu mengais sisa-sisa asa dalam perjalannaku.
            Entah berapa lama lagi kumampu bertahan tanpamu,sementara derak waktu kian mengerogoti hatai dan ragaku.Sedemikian besarnya cintaku yang tulus tak pernah kau perdulikan.Kini hanya bisa tertatih dengan sisa keyakinan,bahwa suatu saat kau akan menyadari,seberapa besar kumencintaimu.
            Andai saja kau bisa mengerti,sakit yang kualami,andai saja kau bisa kembali berbagi tentang segala cerita seperti dulu lagi.Mungkin ku tak akan pernah sampai terlunta seperti ini.Tahukah kau,sejak kau tinggalkan aku.Tak ada lagi yang mampu aku lakukan.Kusadar banyak yang telah menjadi korban akan kelemahanku.Saudaraku yang tak berdosa,pekerjaan yang tlah menjadi kewajibanku.Tugas kuliah yang semestinya selesai tepat waktu,sahabatku,semua membutuhkanku.Tapi kini aku benar-benar tak mampu menghadapi rasa ini
            Aku tak bisa lagi menjadi orang yang tergar dan dapat membantu mereka.Ternyata kerapuhan yang kualami saat ini .lebih menyiksa dibandingkan sebelum kujujur padamu.Mengapa kau begitu kuat mempengaruhi segala langkahku,bagaimana aku bisa membantu mereka yang sangat membutuhkanku,sementara ku membawa ragaku sendiri saja rasanya sudah tak mampu.
            Segala asa dan rayu yang telah mereka suguhkan padaku,tak mampu membuat hatiku luluh. Mengapa tiba-tiba mala mini kurasakan aku benar-benar tlah mati dalam kehidupan ini?aku merasa sangat tak berarti lagi,aku merasa tak perlu ada yang kuberatkan lagi.Lantas apa yang mesti aku lakukan?
Berdiri tegak diantara puang kehancuran?
Diam membisu dan berhaya tentang angan?
Bangkit lagi meski kau tak peduli?
Atau sebaiknya kuakhiri hidup ini?
Berlaksa Tanya ada dalam jiwa ,tapi nyatanya aku tak mampu.Dalam senyum ku berpura-pura tegar agar tak ada yang tahu bahwa sebenarnya aku terluka.Dalam diam kucoba bertanya apa yang salah dengan kejujuranku?Untuk bangkitpun aku sudah tak punya daya.Mengakhiri hidup ini? Andai bukan dosa tak perlu lagi kutanyakan.Segala rasa terhadapmu,benar –benar membuatku lumpuh.Tak ada lagi yang bisa aku lakukan disisa usiaku,aku benar-benar mati dalam kehidupan ini.        












~KALA SAPAMU TAK SEHANGAT DULU~




Disaat sapa sudah tak sehangat dulu
Kutahu cintamu telah berlalu
Sementara kau biarkan aku terhakimi waktu
Di ujung rindu aku hanya bisa mengeja namamu

Senjapun kini tak bersanding jingga
Airmataku seakan sebanyak telaga
Tapi semua sia adanya,mengapa kau begitu tega
Apakah dengan semua ini kau merasa bangga?

Disini telah kau tinggalkan sebuah luka
Yang enggan mongering serasa tak bernyawa
Hilang binasa dan porak-poranda segala asa
Dalam karat hati yang begitu menyiksa.

Kusadari,kita tak mungkin bersatu
Dalam ikatan dan kisah yang membiru
Namun selayaknya kau masih mau menyapaku
Agar ku mampu melintasi hari yang kelabu



Abjadi Slideshow: Abjadi Bei’s trip to Kabupaten Bondowoso (near Situbondo), Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Situbondo slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.